Tafsir Surah Al An’aam Ayat 21-32

Tafsir Surah Al An’aam Ayat 21-32 – Dalam kesempatan kali ini admin ingin membagikan Tafsir Surah Al An’aam Ayat 21-32. Mungkin diantara sobat ada yang sudah mengerti atau memahami mengenai Tafsir Surah Al An’aam Ayat 21-32. Namun tidak bisa dipungkiri jika masih ada yang belum terlalu memahami atau bahkan belum mengerti sama sekali mengenai Tafsir Surah Al An’aam Ayat 21-32. Bagi sobat yang masih bingung mengenai Tafsir Surah Al An’aam Ayat 21-32, sobat bisa menyimak Tafsir Surah Al An’aam Ayat 21-32 di bawah ini untuk memahami lebih lanjut.

Tafsir Surah Al An’aam Ayat 21-32

Ayat 21-26: Sikap orang-orang yang mengingkari Al Qur’an dan bagaimana penyesalan mereka yang mendalam pada hari Kiamat

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِآيَاتِهِ إِنَّهُ لا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ (٢١) وَيَوْمَ نَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ نَقُولُ لِلَّذِينَ أَشْرَكُوا أَيْنَ شُرَكَاؤُكُمُ الَّذِينَ كُنْتُمْ تَزْعُمُونَ (٢٢) ثُمَّ لَمْ تَكُنْ فِتْنَتُهُمْ إِلا أَنْ قَالُوا وَاللَّهِ رَبِّنَا مَا كُنَّا مُشْرِكِينَ (٢٣) انْظُرْ كَيْفَ كَذَبُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَفْتَرُونَ (٢٤)وَمِنْهُمْ مَنْ يَسْتَمِعُ إِلَيْكَ وَجَعَلْنَا عَلَى قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَنْ يَفْقَهُوهُ وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرًا وَإِنْ يَرَوْا كُلَّ آيَةٍ لا يُؤْمِنُوا بِهَا حَتَّى إِذَا جَاءُوكَ يُجَادِلُونَكَ يَقُولُ الَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ هَذَا إِلا أَسَاطِيرُ الأوَّلِينَ (٢٥) وَهُمْ يَنْهَوْنَ عَنْهُ وَيَنْأَوْنَ عَنْهُ وَإِنْ يُهْلِكُونَ إِلا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ (٢٦

Terjemah Surat Al An’aam Ayat 21-26

21. Dan siapakah yang lebih zalim[1] daripada orang yang mengada-adakan suatu kebohongan terhadap Allah[2], atau mendustakan ayat-ayat-Nya?[3] Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak beruntung.

22. Dan (ingatlah), pada hari ketika Kami mengumpulkan mereka semua kemudian Kami berfirman kepada orang-orang yang menyekutukan Allah[4], “Dimanakah sembahan-sembahanmu yang dahulu kamu sangka (sekutu-sekutu kami)?”.

23. Kemudian tidaklah ada jawaban bohong mereka, kecuali mengatakan, “Demi Allah, ya Tuhan Kami, tidaklah Kami mempersekutukan Allah.”

24. Lihatlah[5], bagaimana mereka berbohong terhadap diri mereka sendiri[6]. Dan sembahan yang mereka ada-adakan dahulu akan hilang dari mereka.

25. Dan di antara mereka ada yang mendengarkan bacaanmu (Muhammad)[7], padahal Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka (sehingga mereka tidak) memahaminya dan (kami letakkan) sumbatan di telinganya[8]. Kalaupun mereka melihat segala tanda (kebenaran), mereka tetap tidak mau beriman kepadanya[9]. Sehingga apabila mereka datang kepadamu untuk membantahmu, orang-orang kafir itu berkata, “(Al-Quran) ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang terdahulu.”

26. Dan mereka melarang (orang lain) mendengarkan Al-Quran[10] dan mereka sendiri menjauhkan diri daripadanya[11], dan mereka hanyalah membinasakan diri mereka sendiri, sedang mereka tidak menyadari.

, , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *