Tafsir Surah Al A’raaf Ayat 155-166

[21] Di mana Dia mengatur alam semesta dengan hukum-hukum Kauni-Nya (taqdir) dan hukum-hukum syar’i-Nya (syari’at). Termasuk di antaranya adalah dengan mengutus seorang rasul yang mengajak kepada Allah dan kepada surga-Nya, serta memperingatkan segala yang menjauhkan diri dari Allah dan dari surga-Nya.

[22] Yang lurus aqidah (keyakinan) dan amalnya.

[23] Dalam meniti hidup di dunia.

[24] Yakni segolongan orang.

[25] Maksudnya mereka menuntun manusia dengan berpedoman kepada petunjuk dan tuntunan yang datang dari Allah Subhaanahu wa Ta’aala. Demikian juga dalam mengadili perkara-perkara, mereka selalu mencari keadilan dengan berpedoman kepada petunjuk dan tuntunan Allah. Dalam ayat ini terdapat keutamaan segolongan orang dari kaum Musa yang mengajarkan petunjuk kepada manusia dan berfatwa untuk mereka dengan ilmu itu, dan bahwa Allah Ta’ala menjadikan di antara mereka para imam yang mengajak kepada petunjuk. Disebutkannya ayat ini adalah untuk mengecualikan dari golongan sebelumnya yang penuh dengan aib, jauh dari kesempurnaan dan berlawanan dengan hidayah agar tidak ada kesan bahwa semua Bani Israil seperti itu.

[26] Saat mereka di tengah padang Tiih (padang atau lapangan luas yang tidak ada tanda yang menunjukkan jalan), lihat pula Surah Al Maa’idah: 26.

, , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *