Tafsir Surah Al A’raaf Ayat 88-102

[29] Mengajak kepada sesuatu yang membahagiakan mereka

[30] Yakni karena pada awalnya mereka mendustakan sehingga mereka mendustakan lagi setelahnya. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman,“Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (Al Quran) pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat.” (terj. Al An’aam: 110)

[31] Sebagai hukuman bagi mereka, dan Allah tidaklah menzalimi mereka, akan tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.

[32] Yakni tidak teguh memegang wasiat Allah yang diwasatkan-Nya kepada semua manusia serta tidak tunduk kepada perintah-Nya yang disampaikan melalui lisan para rasul-Nya.

[33] Fasik artinya keluar dari ketaatan kepada Allah. Alah Subhaanahu wa Ta’aala menguji manusia dengan mengutus rasul dan menurunkan kitab serta memerintahkan mereka melaksanakan wasiat-Nya dan petunjuk-Nya, namun tidak ada yang mengikutinya kecuali sebagian kecil di antara mereka, sedangkan sebagian besarnya berpaling dari petunjuk, bersikap sombong terhadap apa yang dibawa para rasul, sehingga Allah menimpakan hukuman-Nya yang bermacam-macam.

Demikianlah artikel mengenai Tafsir Surah Al A’raaf Ayat 88-102. Semoga dengan adanya tulisan diatas dapat menambah wawasan dan pengetahuan sobat mengenai Tafsir Al Qur,an. Bagi sobat yang sudah membaca tulisan diatas, sobat bisa juga memberi kritik dan saran mengenai tulisan ini di kolom komentar. Saran dan kritik sobat sangat berguna untuk perkembangan situs ini kedepannya.

, , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *