Tafsir Surah Al Hijr Ayat 1-15

Tafsir Surah Al Hijr Ayat 1-15 – Dalam kesempatan kali ini admin ingin membagikan Tafsir Surah Al Hijr Ayat 1-15. Mungkin diantara sobat ada yang sudah mengerti atau memahami mengenai Tafsir Surah Al Hijr Ayat 1-15. Namun tidak bisa dipungkiri jika masih ada yang belum terlalu memahami atau bahkan belum mengerti sama sekali mengenai Tafsir Surah Al Hijr Ayat 1-15. Bagi sobat yang masih bingung mengenai Tafsir Surah Al Hijr Ayat 1-15, sobat bisa menyimak Tafsir Surah Al Hijr Ayat 1-15 di bawah ini untuk memahami lebih lanjut.

Tafsir Surah Al Hijr Ayat 1-15

Surah Al Hijr (Negeri Kaum Tsamud)
Surah ke-15. 99 ayat. Makkiyyah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Ayat 1-9: Kedudukan Al Qur’anul Karim, sikap kaum musyrik kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tuduhan mereka terhadap Beliau dan bantahan terhadap mereka, dan jaminan Allah terhadap kemurnian Al Qur’an dan kejayaan Islam.

الر تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ وَقُرْآنٍ مُبِينٍ (١

1.Alif Laam Raa. [1](Surah) ini adalah (sebagian dari) ayat-ayat Kitab (yang sempurna) yaitu (ayat-ayat) Al Qur’an yang memberi penjelasan[2].

Juz 14

رُبَمَا يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ كَانُوا مُسْلِمِينَ (٢) ذَرْهُمْ يَأْكُلُوا وَيَتَمَتَّعُوا وَيُلْهِهِمُ الأمَلُ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ (٣)وَمَا أَهْلَكْنَا مِنْ قَرْيَةٍ إِلا وَلَهَا كِتَابٌ مَعْلُومٌ (٤)مَا تَسْبِقُ مِنْ أُمَّةٍ أَجَلَهَا وَمَا يَسْتَأْخِرُونَ (٥)وَقَالُوا يَا أَيُّهَا الَّذِي نُزِّلَ عَلَيْهِ الذِّكْرُ إِنَّكَ لَمَجْنُونٌ (٦) لَوْ مَا تَأْتِينَا بِالْمَلائِكَةِ إِنْ كُنْتَ مِنَ الصَّادِقِينَ (٧) مَا نُنَزِّلُ الْمَلائِكَةَ إِلا بِالْحَقِّ وَمَا كَانُوا إِذًا مُنْظَرِينَ (٨) إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ (٩

Terjemah Surat Al Hijr Ayat 2-9

2. Orang kafir itu kadang-kadang[3] (nanti di akhirat) menginginkan[4], sekiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang muslim.

3. Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong) mereka, kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya)[5].

4. Dan Kami tidak membinasakan suatu negeri, melainkan sudah ada ketentuan yang ditetapkan baginya[6].

5. Tidak ada suatu umat pun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat meminta penundaan(nya).

, , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *