Tafsir Surah An Nahl Ayat 97-110

Ayat 103-109: Bantahan terhadap kaum musyrik dalam kedustaan mereka terhadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan penjelasan keadaan kaum mukmin yang jujur serta hukuman orang-orang yang murtad.

وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّهُمْ يَقُولُونَ إِنَّمَا يُعَلِّمُهُ بَشَرٌ لِسَانُ الَّذِي يُلْحِدُونَ إِلَيْهِ أَعْجَمِيٌّ وَهَذَا لِسَانٌ عَرَبِيٌّ مُبِينٌ (١٠٣) إِنَّ الَّذِينَ لا يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ لا يَهْدِيهِمُ اللَّهُ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ (١٠٤) إِنَّمَا يَفْتَرِي الْكَذِبَ الَّذِينَ لا يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْكَاذِبُونَ (١٠٥)مَنْ كَفَرَ بِاللَّهِ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِهِ إِلا مَنْ أُكْرِهَ وَقَلْبُهُ مُطْمَئِنٌّ بِالإيمَانِ وَلَكِنْ مَنْ شَرَحَ بِالْكُفْرِ صَدْرًا فَعَلَيْهِمْ غَضَبٌ مِنَ اللَّهِ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ (١٠٦) ذَلِكَ بِأَنَّهُمُ اسْتَحَبُّوا الْحَيَاةَ الدُّنْيَا عَلَى الآخِرَةِ وَأَنَّ اللَّهَ لا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ (١٠٧) أُولَئِكَ الَّذِينَ طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ وَسَمْعِهِمْ وَأَبْصَارِهِمْ وَأُولَئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ (١٠٨) لا جَرَمَ أَنَّهُمْ فِي الآخِرَةِ هُمُ الْخَاسِرُونَ (١٠٩

Terjemah Surat An Nahl Ayat 103-109

103. [15]Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahwa mereka berkata, “Sesungguhnya Al Quran itu hanya diajarkan oleh seorang manusia kepadanya (Muhammad).” Padahal bahasa orang yang mereka tuduhkan (bahwa Muhammad belajar) kepadanya bahasa ‘Ajam[16], sedangkan Al Quran adalah dalam bahasa Arab yang jelas[17].

104. Sesungguhnya orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah (Al Quran)[18], Allah tidak akan memberi petunjuk kepada mereka[19] dan mereka akan mendapat azab yang pedih.

105. Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah[20], dan mereka itulah pembohong[21].

106. Barang siapa kafir kepada Allah setelah dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah) [22], kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa)[23], tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran[24], maka kemurkaan Allah menimpanya[25] dan mereka akan mendapat azab yang besar.

107. Yang demikian itu[26] disebabkan karena mereka lebih mencintai kehidupan di dunia daripada akhirat[27], dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang kafir.

, , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *