Tafsir Surah Ibrahim Ayat 13-22

[23] Ketika di dunia. Kamu memerintahkan kami perintah yang menyesatkan, menghiasi kesesatan itu sehingga kami pun tersesat.

[24] Yakni Iblis.

[25] Dan para penghuni surga masuk ke surga, sedangkan para penghuni neraka masuk ke neraka, dan mereka berkumpul di hadapan Iblis.

[26] Yaitu janji akan membangkitkan kamu dan memberikan balasan, atau janji Allah lainnya yang disampaikan oleh rasul-rasul-Nya, namun kalian tidak mau menaati. Kalau kalian menaati, tentu kalian akan memperoleh keberuntungan yang besar.

[27] Yakni menjanjikan bahwa kebangkitan dan pembalasan itu tidak ada atau membayangkan angan-angan yang kosong.

[28] Untuk memaksamu berbuat maksiat. Atau maksudnya, tidak ada hujjah (alasan) untuk menguatkan perkataanku, aku hanya mampu membuat syubhat, membujuk dan melakukan penghiasan terhadap kemaksiatan sehingga kamu melakukannya. Dalam ayat lain disebutkan, “Sesungguhnya kekuasaannya (setan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya menjadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah.” (Terj. An Nahl: 100) Maksudnya adalah kekuasaan untuk membujuk dan mengajak mereka berbuat maksiat. Adapun kekuasaan dalam arti hujjah (memiliki alasan) atau memaksa orang lain berbuat maksiat, maka ia tidak memilikinya.

, , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *