Tafsir Surah Ash Shaaffaat Ayat 22-39

[5] Ada yang berpendapat, bahwa mereka dihentikan di dekat shirath (jembatan yang dibentangkan di atas neraka Jahanam).

[6] Di antara mufassir ada yang berpendapat, bahwa mereka akan ditanya tentang semua ucapan dan amal mereka atau tentang Laailaahaillallah atau tentang hal yang mereka ada-adakan sewaktu di dunia agar tampak jelas kedustaan mereka di hadapan manusia. Namun dalam sebuah hadits disebutkan:

لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَ فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَ أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلَاهُ

“Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari Kiamat sampai ia ditanya tentang umurnya untuk apa ia habiskan? Tentang ilmunya, apa saja yang telah ia kerjakan? Tentang hartanya, dari mana ia memperolehnya dan ke mana ia infakkan? Dan tentang badannya untuk hal apa ia korbankan? (HR. Tirmidzi dari Ibnu Mas’ud, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jaami’ no. 7299).

[7] Lalu dikatakan kepada mereka sebagai celaan.

[8] Yakni seperti keadaan kamu dengan kawanmu ketika di dunia. Atau maksudnya, mengapa sesembahan kamu tidak menolongmu padahal kamu ketika di dunia menyangka bahwa sesembahan tersebut dapat menghindarkan kamu dari azab. Tampaknya mereka tidak mampu menjawab karena diri mereka telah diliputi oleh kehinaan dan kerendahan dan mereka sudah menyerah kepada azab neraka sambil berputus asa, sehingga tidak dapat berbicara apa-apa. Oleh karena itulah, Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman, “Bahkan mereka pada hari itu menyerah (kepada keputusan Allah).”

[9] Setelah mereka dikumpulkan bersama kawan mereka dan sesembahan mereka, serta digiring ke neraka, lalu mereka dihentikan dan ditanya, namun tidak mampu menjawab, maka sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain dan saling menyalahkan.

[10] Maksudnya, para pemimpin itu menyesatkan para pengikutnya dengan tipu muslihat yang mengikat hati seakan-akan mereka berada di atas yang benar sehingga mereka (para pengikut) mengikutinya. Atau bisa juga maksudnya, bahwa para pemimpin itu datang kepada para pengikutnya dengan kekuatan lalu mereka (para pengikut) mengikutinya.

, , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *