Tafsir Surah Fathir Ayat 39-45

[21] Sunnatul awwaliin dalam ayat tersebut adalah sunnah Allah dalam bertindak kepada makhluk-Nya, yaitu menimpakan azab karena mendustakan para rasul-Nya.

[22] Yakni tidak akan diganti dengan azab selainnya dan tidak pula berpindah kepada yang lain.

[23] Alllah Subhaanahu wa Ta’aala mendorong untuk mengadakan perjalanan di bumi dengan hati dan badannya untuk mengambil pelajaran, tidak sekedar melihat dengan lalai, dan agar mereka melihat akibat orang-orang sebelum mereka yang mendustakan para rasul, di mana mereka lebih banyak harta dan anak-anaknya serta lebih memiliki kekuatan. Mereka memakmurkan bumi melebih yang lain, namun ketika azab datang, kekuatan, harta dan anak-anak tidaklah bermanfaat apa-apa agar dapat menghindari azab itu, dan berlaku kepada mereka kekuasaan Allah dan kehendak-Nya.

[24] Tetapi Allah berkuasa membinasakan mereka karena mendustakan rasul-Nya.

[25] Yakni karena sempurnanya ilmu dan kekuasaan-Nya.

[26] Selanjutnya Allah Subhaanahu wa Ta’aala menyebutkan sempurnanya santun(kesabaran)-Nya, benar-benar memberi tangguh, dan pemberian tangguh kepada para pelaku dosa dan maksiat.

, , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *