Tafsir Surah Ash Shaaffaat Ayat 83-113

[23] Beliau bermusyawarah dengan anaknya agar anaknya dapat menerima dan tunduk kepada perintah itu.

[24] Dengan sikap sabar dan mengharap pahala dari Allah, mencari keridhaan-Nya dan berbakti kepada kedua orang tuanya.

[25] Nabi Ismail memberitahukan bapaknya bahwa ia siap bersabar, dan ia sertakan kalimat insya Allah, karena sesuatu tidaklah terjadi tanpa kehendak Allah ‘Azza wa Jalla.

[26] Yakni tunduk kepada perintah Allah dan Nabi Ibrahim sudah bertekad menyembelih anaknya yang menjadi buah hatinya karena memenuhi perintah Allah dan takut kepada siksa-Nya, sedangkan anaknya juga telah siap untuk bersabar.

[27] Untuk menidurkannya dan Beliau alihkan muka anaknya agar Beliau tidak melihatnya ketika hendak menyembelihnya.

[28] Yang dimaksud dengan membenarkan mimpi ialah mempercayai bahwa mimpi itu benar dari Allah Subhaanahu wa Ta’aala dan melaksanakannya.

, , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *