Tafsir Surah Asy Syuura Ayat 1-12

[5] Karena kebesaran-Nya langit itu hampir saja pecah.

[6] Yakni malaikat yang mulia lagi didekatkan tunduk kepada keagungan-Nya, menyerahkan diri kepada keperkasaan-Nya dan tunduk dengan rububiyyah-Nya.

[7] Maksudnya, mengagungkan-Nya dari setiap kekurangan, dan menyifati-Nya dengan semua kesempurnaan.

[8] Yaitu kaum mukmin.

[9] Kalau bukan karena ampunan dan rahmat-Nya, tentu Dia akan menyegerakan hukuman yang membinasakan kepada makhluk-Nya yang durhaka. Dengan disifatinya Allah Subhaanahu wa Ta’aala dengan sifat-sifat ini setelah disebutkan bahwa Dia memberi wahyu kepada para rasul secara umum dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam secara khusus terdapat isyarat bahwa dalam Al Qur’anul Karim ini terdapat dalil-dalil dan bukti-bukti serta ayat-ayat yang menunjukkan kesempurnaan Allah Subhaanahu wa Ta’aala. Demikian pula disifatinya Allah Subhaanahu wa Ta’aala dengan nama-nama yang agung akan membuat hati penuh dengan ma’rifat (mengenal) kepada-Nya, mencintai-Nya, mengagungkan-Nya dan memuliakan-Nya, serta membuat manusia mengarahkan ibadah baik yang tampak maupun yang tersembunyi kepada Allah Subhaanahu wa Ta’aala, dan bahwa sebuah kezaliman yang paling besar serta perkataan yang paling buruk adalah ketika mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal tandingan-tandingan itu tidak mampu memberikan manfaat dan menimpakan madharrat.

[10] Yaitu kepada patung dan berhala, dimana mereka menyembah kepadanya. Maka sesungguhnya yang mereka ambil adalah sesuatu yang batil, bukan pelindung sama sekali.

, , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *