Tafsir Surah Asy Syuura Ayat 1-12

[24] Sungguh, mereka telah berbuat sangat salah sekali.

[25] Allah Dialah wali yang sebenarnya, Dia yang membimbing hamba-Nya untuk beribadah kepada-Nya dan menaati-Nya serta untuk mendekatkan diri kepada-Nya dengan taqarrub yang bisa dilakukan, Dia pula yang mengurus hamba-hamba-Nya secara umum dengan pengaturan-Nya dan berlakunya qadar bagi mereka, Dia pula yang mengurus hamba-hamba-Nya yang mukmin secara khusus dengan mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya. Demikian pula mengurus mereka dengan kelembutan-Nya dan membantu mereka dalam semua urusan mereka.

[26] Dialah yang mengatur mereka dengan menghidupkan dan mematikan, kehendak dan qadar-Nya berlaku bagi mereka. Dialah Tuhan yang berhak diibadahi satu-satu-Nya, tidak ada sekutu bagi-Nya.

[27] Tentang ushul (masalah pokok) maupun furu’ (masalah cabang) yang kamu tidak bersepakat di sana..

[28] Yakni dikembalikan kepada kitab Allah dan sunnah Rasul-Nya, yang dihukuminya adalah hak dan yang menyelisihinya adalah batil. Mafhum ayat ini adalah bahwa kesepakatan umat merupakan hujjah yang qath’i (pasti), karena Allah tidak memerintahkan kita mengembalikan kepada-Nya kecuali jika kita berselisih, sehingga dalam hal yang kita sepakati, maka sudah cukup dengan kesepakatan umat, dan bahwa ia terpelihara dari kesalahan. Namun demikian, kesepakatannya harus sesuai dengan yang ada dalam kitabullah dan sunnah Rasul-Nya.

Ada pula yang menafsirkan, bahwa apa pun yang kamu perselisihkan dengan orang kafir, maka keputusan-Nya diserahkan kepada Allah pada hari Kiamat, yakni Dia akan memutuskannya di antara kamu pada hari itu.

, , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *