Tafsir Surah Asy Syuura Ayat 1-12

[34] Ada jantan dan ada betina. Itu semua karena kamu, yakni untuk melimpahkan nikmat kepadamu.

[35] Yakni tidak ada sesuatu pun dari makhluk-Nya yang serupa dan sama dengan-Nya baik dengan zat-Nya, nama-nama-Nya, sifat-Nya, maupun perbuatan-Nya. Hal itu, karena semua nama-Nya paling indah dan sifat-Nya adalah sifat sempurna dan agung. Sedangkan perbuatan-Nya, maka dengannya Dia mengadakan makhluk-makhluk yang besar tanpa ada yang ikut serta dengan-Nya. Oleh karena itu, tidak ada yang serupa dengan-Nya karena sendirinya Dia dengan kesempurnaan dari segala sisi.

Ayat ini merupakan bantahan kepada kaum Musyabbihah yang menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya. Sedangkan lanjutan ayatnya, yaitu wahuwas samii’ul ‘aliim (Dia Maha Mendengar dan Maha Melihat) merupakan bantahan terhadap kaum Mu’aththilah (yang meniadakan sifat bagi Allah). Ahlussunnah pertengahan antara kaum musyabbihah dan kaum mu’aththilah, mereka menetapkan sifat bagi Allah seperti yang disebutkan Allah dalam kitab-Nya dan disebutkan Rasul dalam sunnah-Nya, namun mereka tidak menyamakan sifat tesebut dengan sifat makhluk-Nya.

[36] Dia mendengar semua suara dengan beragam bahasa serta bermacam-macam kebutuhan.

[37] Dia melihat rayapan semut yang hitam di malam yang gelap di atas batu yang keras. Dia juga melihat bagaimana makanan mengalir kepada makhluk-makhluk kecil serta mengalirnya air di dahan-dahan yang tipis. Jika yang paling kecil saja dan yang tersembunyi Dia mengetahuinya lalu bagaimana dengan yang besar dan jelas.

[38] Yakni milik-Nyalah kerajaan langit dan bumi dan di Tangan-Nya kunci-kunci rahmat dan rezeki, serta nikmat-nikmat yang tampak maupun yang tersembunyi. Semua makhluk butuh kepada Allah dalam mendatangkan maslahat mereka dan menghindarkan madharrat dan dalam setiap keadaan, dan tidak ada seorang pun yang berkuasa terhadapnya.

, , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *