Tafsir Surah Al Fath Ayat 10-24

[12] Sifat-Nya mengampuni dan menyayangi senantiasa melekat pada-Nya dan tidak akan lepas. Oleh karena itu, Dia senantiasa di setiap waktu mengampuni orang-orang yang bersalah dan memaafkan kesalahan orang-orang yang berdosa, menerima tobat orang-orang yang bertobat, menurunkan kebaikan-Nya yang berlimpah di malam dan siang hari.

[13] Setelah Allah Subhaanahu wa Ta’aala menyebutkan orang-orang yang tidak ikut berjihad di jalan-Nya dan mencela mereka, maka Dia menyebutkan bahwa hukuman dunia untuk mereka adalah ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya pergi mengambil harta rampasan perang yang di sana sudah tidak ada peperangan lagi, maka mereka meminta agar diikutsertakan sambil berkata, “Biarkanlah kami mengikuti kamu,”

[14] Maksudnya, barang rampasan perang di Khaibar.

[15] Yakni agar kami boleh mengambilnya.

[16] Yakni janji Allah untuk memberikan ghanimah (harta rampasan perang) Khaibar untuk orang-orang yang menghadiri Hudaibiyah saja secara syara’ dan qadar.

[17] Yakni kamu dihalangi darinya karena kejahatanmu kepada dirimu dan karena kamu tidak mau berperang pertama kali.

, , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *