Tafsir Surah Al Fath Ayat 10-24

[18] Yakni “jika kami ikut mengambil ghanimah bersama kamu.” Inilah ujung pengetahuan mereka, kalau seandainya mereka cerdas tentu mereka akan mengetahui bahwa dihalanginya mereka dari mendapatkan ghanimah adalah karena kemaksiatan mereka, dan bahwa maksiat itu memiliki hukuman baik terkait dengan dunia maupun agama. Oleh karena itulah Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman, “Padahal mereka tidak mengerti melainkan sedikit sekali.”

[19] Setelah Allah Subhaanahu wa Ta’aala menyebutkan bahwa orang-orang Arab badui itu tidak mau berjihad di jalan-Nya serta mengemukakan uzur (alasan) yang sebenarnya bukan uzur, dan bahwa mereka meminta ikut keluar jika di sana tidak ada peperangannya, bahkan ikutnya mereka hanya menginginkan ghanimah saja, maka Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman menguji mereka, “Katakanlah kepada orang-orang Badui yang tertinggal, “Kamu akan diajak untuk (memerangi) kaum yang mempunyai kekuatan yang besar…dst.”

[20] Baik oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam maupun yang menjadi penggantinya, yaitu para khulafa’ur raasyidin dan para imam (pemerintah) kaum muslimin. Menurut Syaikh As Sa’diy, ayat ini menunjukkan keutamaan para khulafaa’ur raasyidin yang mengajak berjihad melawan orang-orang yang mempunyai kekuatan yang besar, dan bahwa mereka wajib ditaati dalam hal tersebut.

[21] Tentang maksud orang-orang yang mempunyai kekuatan yang besar ada beberapa pendapat dari para mufassir, di antaranya:

– Orang-orang Hawazin.

, , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *