Tafsir Surah Al Muddatstsir Ayat 1-25

22. lalu berwajah masam dan cemberut,

23. kemudian berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri,

24. lalu dia berkata, “(Al Quran) ini hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu),

25. Ini hanyalah perkataan manusia[23].”

[1] Imam Bukhari meriwayatkan dengan sanadnya yang sampai kepada Yahya bin Abi Katsir, (ia berkata): Aku bertanya kepada Abu Salamah bin Abdurrahman tentang surah yang pertama turun dari Al Qur’an, ia menjawab, “Yaa ayyuhal muddatstsir.” Aku berkata, “Orang-orang mengatakan ‘Iqra’ bismirabbikalladzii khalaq’.” Abu Salamah menjawab, “Aku telah bertanya kepada Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma tentang hal itu dan berkata seperti yang kamu katakan, lalu Jabir menjawab, “Aku tidak akan menyampaikan kepadamu kecuali yang disampaikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada kami, Beliau bersabda, “Aku berdiam di gua Hira’, setelah selesai berdiam, aku turun lalu dipanggil, maka aku melihat ke sebelah kanan, namun aku tidak melihat apa-apa dan aku melihat ke sebelah kiri, namun aku tidak melihat apa-apa, dan aku melihat ke depanku, namun aku tidak melihat apa-apa dan aku melihat ke belakangku, namun aku tidak melihat apa-apa, maka aku angkat kepalaku ternyata aku melihat sesuatu, kemudian aku mendatangi Khadijah dan berkata, “Selimutilah aku dan tuangkanlah air dingin kepadaku.” Beliau berkata lagi, “Selimutilah aku dan tuangkanlah air dingin kepadaku.” Maka turunlah ayat, “Yaa ayyuhal muddatstsir—Qum fa andzir.”

Catatan:

, , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *