Tafsir Surah Al Muddatstsir Ayat 1-25

[19] Dalam dirinya apa yang perlu diucapkan untuk Al Qur’an.

[20] Yaitu menetapkan ucapan yang digunakannya untuk membatalkan Al Qur’an.

[21] Hal itu, karena Dia telah menetapkan perkara buruk di luar batas dan kemampuannya.

[22] Tentang ucapannya atau pencacatannya terhadap Al Qur’an.

[23] Yakni menurutnya, Al Qur’an bukan firman Allah, bahkan ucapan manusia. Bahkan bukan ucapan orang-orang pilihan tetapi ucapan orang-orang yang fasik dan buruk, yaitu para pendusta dan para pesihir. Demikian pula mereka mengatakan, bahwa yang mengajarkan Al Qur’an kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah manusia. Sungguh celaka orang yang berkata demikian, alangkah jauh ucapannya dari kebenaran dan sungguh layak memperoleh kesengsaraan. Bagaimana bisa terlintas dalam benak seseorang bahwa perkataan yang paling tinggi dan paling agung, yaitu perkataan Allah rabbul ‘aalamiin sama dengan perkataan manusia yang lemah lagi fakir, maka sungguh layak orang itu memperoleh azab dan siksaan yang keras seperti yang disebutkan dalam ayat selanjutnya.

Demikianlah artikel mengenai Tafsir Surah Al Muddatstsir Ayat 1-25. Semoga dengan adanya tulisan diatas dapat menambah wawasan dan pengetahuan sobat mengenai Tafsir Al Qur,an. Bagi sobat yang sudah membaca tulisan diatas, sobat bisa juga memberi kritik dan saran mengenai tulisan ini di kolom komentar. Saran dan kritik sobat sangat berguna untuk perkembangan situs ini kedepannya. Salam Edukasi

, , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *