Tafsir Surah Al Muthaffifin

[29] Setelah Allah Subhaanahu wa Ta’aala menyebutkan kitab catatan amal orang-orang yang berbakti, maka Dia menyebutkan bahwa mereka berada di dalam na’iim atau kenikmatan; yang mencakup kenikmatan bagi hati, bagi ruh dan bagi badan.

[30] Kepada kenikmatan yang Allah sediakan untuk mereka.

[31] Hal itu karena berulang-ulang dan terus-menerusnya mereka mendapatkan kesenangan dapat mencerahkan muka, menghiasnya dan memperindahnya.

[32] Yang merupakan minuman yang paling enak dan paling nikmat.

[33] Bisa maksud ‘makhtum’ adalah ditutup dari dimasuki sesuatu yang mengurangi kenikmatannya atau merusak rasanya. Penutupnya adalah minyak kesturi. Bisa juga maksudnya akhir gelas atau ampas yang mereka minum khamr murni darinya adalah minyak kesturi yang sangat wangi yang biasanya di dunia ampas itu ditumpahkan.

[34] Yakni kenikmatan yang kekal itu, yang tidak diketahui indah dan besarnya kecuali oleh Allah Subhaanahu wa Ta’aala.

, , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *